Penerapan Murottal Al-Qur’an Surat Ar-Rahman terhadap Penurunan Skor Halusinasi pada Pasien Skizofrenia dengan Halusinasi Pendengaran di Rumah Sakit Jiwa : Case Report
Keywords:
Halusinasi Pendengaran, Murottal Al-Quran, Skizofrenia, Studi Kasus, Surat Ar-RahmanAbstract
Gangguan jiwa merupakan kondisi ketika seseorang mengalami tekanan psikologis berat dan tidak mampu mengatasi masalah yang dihadapi. Salah satu gangguan jiwa yang sering ditemukan adalah skizofrenia, yaitu gangguan psikotik yang ditandai dengan gejala positif, negatif, dan kognitif. Salah satu gejala utama pada skizofrenia adalah halusinasi, yang dialami oleh sekitar 74,13% pasien. Halusinasi merupakan gangguan persepsi sensorik yang melibatkan panca indra dan berisiko meningkatkan kecenderungan bunuh diri. Penanganan halusinasi dapat dilakukan secara farmakologis melalui pemberian obat-obatan dan nonfarmakologis, salah satunya dengan terapi psikoreligius berupa murottal Al-Qur’an Surat Ar-Rahman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murottal terhadap penurunan skor halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Hasil menunjukkan adanya penurunan skor AHRS dari 26 (halusinasi berat) menjadi 1 (halusinasi ringan) setelah enam hari terapi. Dengan demikian, dapat disimpulkan Penerapan terapi murottal Al-Qur’an ini dilakukan selama sekali dalam 6 hari berturut-turut dengan durasi ± 15 menit, terbukti efektif menurunkan halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa.