HUBUNGAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA REMAJA PUTRI JURUSAN FARMASI DI SMK NUSA BHAKTI BANDUNG

Authors

  • admin admin

Abstract

Remaja adalah mereka yang berusia 10 sampai 19 tahun. Pada masa remaja akan terjadi beberapa perubahan seperti perubahan fisik dan psikososial. Di Indonesia lebih dari 19 juta remaja dengan usia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional. Berdasarkan hasil laporan skrining Dinkes Kota Bandung, dengan masalah kesehatan jiwa tahun 2021 sampai tahun 2022 sebesar 35.759 atau sekitar 38,14% remaja di Kota Bandung mengalami gangguan mental emosional. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya dari dukungan teman sebaya. Tujuan dari penelitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara dukungan teman sebaya dengan gangguan mental emosional pada remaja putri jurusan farmasi di SMK Nusa Bhakti Bandung. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan Teknik total samping. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisoner dukungan teman sebaya dan Self Reporting Quistionnaire (SRQ)20. Analisis data menggunakan analisa univariat distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 90 responden didapatkan gangguan mental emosional sebanyak 61 (67,8%) dan yang tidak ada gangguan mental emosional sebanyak 29 (32,2%). Dukungan teman sebaya didapatkan sebanyak 39 (43,3%) rendah, 28 (31,1%) sedang dan 23 (25,6%) tinggi. Hasil analisis hubungan menggunakan uji chi square didapatkan nilai P Value 0,003 (α < 0,05) didapatkan terdapat ada hubungan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan teman sebaya dengan gangguan mental emosional pada remaja putri di SMK Nusa Bhakti Bandung. Saran dari penelitian ini untuk pihak sekolah bisa lebih memperhatikan siswinya terkait hubungan dengan teman-temannya dan siswi harus bisa memperbaiki hubungan pertemanan yang lebih baik dan selalu memberikan dukungan kepada teman sebaya sebagai salah satu upaya untuk mengatasi gangguan mental emosional.

Published

2025-10-11

Issue

Section

Jurnal Wahana Keperawatan

Categories